#khazanahislam #tribunkhazanahislam #jejakislam
Sejarah Lahirnya Masjid Cheng Ho
Masjid Laksamana Cheng Ho tidak serta merta hadir di Kota Jambi, ada sejarah panjang yang menyertainya sehingga menjadi masjid kebanggan warga Jambi.
Rusli Ketua DKM Masjid Cheng Ho yang juga inisiator lahirnya mesjid ini mengatakan inspirasi berawal ketika dia berkunjung ke masjid Cheng Ho yang ada di Surabaya 2005 silam. Saat itu ia aktif di PITI atau Persatuan Islam Tionghoa Indonesia.
Kala itu dia terkesan dengan sejarah dan peran masjid Cheng Ho dalam mempersatukan warga Tionghoa dalam kegiatan sosial di sana.
Rusli menceritakan Laksamana Cheng Ho adalah orang Tionghoa yang melakukan ekspedisi keliling dunia tapi bukan untuk invansi melainkan untuk persahabatan
Dalam ekspedisi yang di lakukan Laksamana Cheng Ho ada dua kelompok agama yang ikut kala itu. Yaitu agama tao dan Islam.
"Agama tao sendiri saat ini menjadikan laksana Cheng Ho sebagai dewa, sedangkan Laksamana Cheng Ho yang beragama Islam, di kenang leluhurnya dengan mendirikan masjid dengan mengunakan namanya," ujar Rusli.
"Nah, semangat persahabatan dari Laksamana Cheng Ho inilah yang ingin kita hadirkan di Masjid Laksamana Ceng Ho di Jambi," pungkasnya.
Masjid Cheng Hoo yang bangunannya didominasi kelir merah, tidak berada di ruas jalan arteri. Masjid ini berada Jalan Ibrahim Ripin, Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Daerah ini merupakan kawasan pertambangan minyak sejak zaman Belanda.
Masjid ini diresmikan pada tanggal 21 februari 2021. Masjid ini dibangun atas inisiasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).