Home » Education » PEMBELAJARAN BERPUSAT PADA MURID | DIFERENSIASI | SOSIAL EMOSIONAL | BUDAYA POSITIF | PGP A.7 | PATI

PEMBELAJARAN BERPUSAT PADA MURID | DIFERENSIASI | SOSIAL EMOSIONAL | BUDAYA POSITIF | PGP A.7 | PATI

Written By Hartono Logic on Tuesday, Apr 04, 2023 | 12:39 AM

 
00:00:00 Bumper In 00:00:12 Praktik Pembelajaran Berpusat pada Murid 00:00:22 Pembukaan Pembelajaran Berpusat pada Murid 00:06:01 Pendahuluan, Motivasi, Apersepsi, Presensi 00:09:42 Games 00:15:19 Mengaitkan Materi dengan Program Keahlian (Pra Diferensiasi) 00:18:37 Kegiatan Inti River of Life 00:21:25 Kegiatan Inti Kilas Balik Dokumentasi P5 00:27:44 Kegiatan Inti Refleksi P5 00:33:35 Kegiatan Inti Mengerjakan Lembar Kerja (LK) 00:37:18 Kegiatan Inti Rencana Aksi P5 Berikutnya 00:43:14 Kegiatan Inti Presentasi Komunikasi Lembar Kerja (LK) 00:59:34 Kegiatan Inti Proses Penilaian dan Rapor P5 01:01:16 Kegiatan Inti Post Test / Asesmen Formatif 01:04:08 Kesimpulan Bersama Murid 01:10:02 Penutup dan Materi Pertemuan Berikutnya 01:12:44 Bumper Out 01:12:58 Finish. CGP: HARTONO SMKN 4 PATI PP: NYAMAT, S.Pd., M.Pd. FASILITATOR: SRI GUNATUN, S.Pd., M.Pd. “Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.” (Ki Hajar Dewantara). Pembelajaran berdiferensiasi yang berfokus pada kebutuhan murid. Dengan memperhatikan konten, proses, produk, guru dapat menyesuaikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian proses pembelajaran agar kesemua tahapan proses tersebut dapat memenuhi kebutuhan belajar murid-murid kita dan membantu kesuksesan pembelajaran mereka. 5 (lima) Kompetensi Sosial dan Emosional (KSE) yaitu: kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Budaya Positif adalah suatu proses perjalanan pendidikan yang harus dijalani, karena ini merupakan tanggung jawab kita sebagai guru sekaligus sebagai pemimpin pembelajaran. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman akan memberikan murid kesempatan dan kebebasan untuk berproses, belajar, membuat kesalahan, belajar lagi, sehingga mampu menerima dan menyerap suatu pembelajaran. Pada proses coaching alur TIRTA, ibarat murid sebagai air yang sedang mengalir, tugas guru adalah menuntun dan membantu agar sumbatan-sumbatan air dapat diminimalisir agar lancar sampai tujuan. Referensi: Administrasi Pembelajaran: https://drive.google.com/file/d/1R_KVBexBMmDsMaNQYLjeBnmlsB-0dOdz/view?usp=sharing Modul P5 Suara Demokrasi: https://drive.google.com/file/d/1_uKB4LgTrFwpyLW3E8eKi2D3nisBrmlN/view?usp=sharing Modul P5 Kebekerjaan: https://drive.google.com/file/d/16Z5Iere-O9dvr91wEqlfRQzDYQdcUHIb/view?usp=sharing Modul P5 Kearifan Lokal: [dalam proses] Hasil Pekerjaan Murid LK Proyeksi P5 Kearifan Lokal: https://drive.google.com/file/d/1mCSt5-oVwjdTC8EPMuoSOpRrKq0T1z6H/view?usp=sharing https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/ https://gtk.kemdikbud.go.id/read-news/hadirkan-pembelajaran-yang-berpihak-pada-murid https://www.instagram.com/p/Ckb0gBnhiMI/?igshid=YmMyMTA2M2Y=