PENJELASAN LENGKAP ANALISIS MEDIASI ATAU INTERVENING MENGGUNAKAN SEM SMART PLS
Pengujian Fit Model digunakan untuk Menilai kecocokan antara korelasi yang diamati, dimana nilai Standardized Root Mean Square (SRMR) Lebih kecil 0,10 atau 0,08, maka model dianggap cocok.
Kemudia model dikatakan fit jika Nilai RMS Theta atau Root Mean Square Theta lebih kecil 0,102
• Nilai Normal Fit Index (NFI) antara 0 dan 1. semakin mendekati 1 semakin baik/ model semakin sesuai.
Persamaan Sub Struktur pertama:
Perilaku Konsumen = b1.ePromotion + b2.Kualitas pelayanan + b3.Kemudahan + b4.eWOM + e
Perilaku Konsumen = 0,197.ePromotion + 0,178.Kualitas pelayanan + 0,173.Kemudahan + 0,294.eWOM + e
Persamaan Sub Struktur kedua:
Keputusan Pembelian = b1.ePromotion + b2.Kualitas pelayanan + b3.Kemudahan + b4.eWOM + b5.Perilaku Konsumen + e
Keputusan Pembelian = 0,288.ePromotion + 0,041.Kualitas pelayanan + 0,122.Kemudahan + 0,078.eWOM + 0,337.Perilaku Konsumen + e
SEM-PLS merupakan metode analisis yang powerful dan komprehensip, karena analisis dengan pendekatan SEM PLS, mampu meniadakan asumsi-asumsi OLS Regresi seperti asumsi normalitas data, jadi apabila data tidak normal, sudah dupayakan dinormalkan namun tetap tidak normal, maka penyelesaian non parametric dapat dilakukan dengan SEM PLS.
Dan dengan SEM PLS, dapat menggunakan sampel berjumlah LEBIH DARI 30 sampel.
Dengan SEM PLS lebih mengoptimalkan pada ketepatan model prediksi, yaitu dari nilai koefisien determinasi (R-Square) sehingga SEM PLS dapat digunakan untuk menguji teori yang masih lemah atau pengembangan teori.
Pada Analisis Outer model kita lakukan uji Validitas dan uji reliabilitas,
Sedangkan pada analisis inner model kita lakukan Uji Model Fit, Asumsi Inner Model PLS, uji R-Square, Koefisien jalur/ path koeffisien, uji t statistic untuk menentukan signifikansi pengaruh parsial, prediktif relevansi, dan GoF.
Hipotesis pengaruh langsung pada sub struktur pertama:
1. Terdapat pengaruh ePromotion Lazada terhadap perilaku konsumen Lazada.
2. Terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan Lazada terhadap Perilaku konsumen Lazada.
3. Terdapat Pengaruh Kemudahan penggunaan aplikasi terhadap perilaku konsumen Lazada.
4. Terdapat pengaruh eWOM Lazada terhadap perilaku konsumen Lazada.
Kemudian hipotesis pengaruh langsung pada sub struktur kedua:
1. Terdapat pengaruh ePromotion Lazada terhadap Keputusan Pembelian konsumen Lazada.
2. Terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan Lazada terhadap Perilaku konsumen Lazada.
3. Terdapat Pengaruh Kemudahan penggunaan aplikasi terhadap Keputusan Pembelian konsumen Lazada.
4. Terdapat pengaruh eWOM Lazada terhadap Keputusan Pembelian konsumen Lazada.
5. Terdapat pengaruh Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Lazada.
Sedangkan hipotesis pengaruh tidak langsung:
1. Terdapat pengaruh ePromotion Lazada terhadap Keputusan Pembelian konsumen Lazada melalui Perilaku Konsumen Lazada sebagai variable mediasi.
2. Terdapat pengaruh Kualitas Pelayanan Lazada terhadap Perilaku konsumen Lazada melalui Perilaku Konsumen Lazada sebagai variable mediasi.
3. Terdapat Pengaruh Kemudahan penggunaan aplikasi terhadap Keputusan Pembelian konsumen Lazada melalui Perilaku Konsumen Lazada sebagai variable mediasi.
4. Terdapat pengaruh eWOM Lazada terhadap Keputusan Pembelian konsumen Lazada melalui Perilaku Konsumen Lazada sebagai variable mediasi.
#AnalisisMediasi
#AnalisisIntervening
#SemSMARTPLS