Home » News & Politics » MARAH BESAR, GANJAR PRANOWO NGAMUK-NGAMUK SAMPAI BEGINI

MARAH BESAR, GANJAR PRANOWO NGAMUK-NGAMUK SAMPAI BEGINI

Written By POIN on Thursday, May 27, 2021 | 08:18 AM

 
Ganjar Pranowo, siapa yang tak kenal sosok ini? Gubernur Jawa Tengah dengan ciri khas rambut putihnya ini tak jarang menjadi buah bibir masyarakat Indonesia. Selain terkenal karena kerap mendapat banyak penghargaan, Pria kelahiran 28 Oktober 1968 silam ini ternyata adalah sosok yang berani dan sangat tegas. Dirinya bahkan diketahui tak pernah takut berhadapan dengan siapapun demi menunjukkan bagian-bagian mana yang keliru dan harus dibenahi. Mari kita simak beberapa momen ketegasan Gubernur Ganjar Pranowo. 1. Ganjar Ngamuk Pergoki Pungli di Jembatan Timbang Masih ingatkah ketika Gubernur Jateng Ganjar Pranowo diawal menjabat marah-marah saat melakukan sidak dan memergoki Staff jembatan timbang di Subah Batang, kedapatan melakukan pungli? Awalnya, Ganjar membuntuti seorang Kernet truk yang berjalan menuju kantor sambil menggenggam uang. Dan ternyata uang itu diletakkannya di meja petugas namun tidak meminta bukti struk dan bermaksud nyelonong pergi. Ganjar meradang lalu memerintahkan agar semua laci dibuka. Betapa kagetnya Ganjar ketika ia membuka salah satu laci dan melihat dua amplop berisi uang. Ternyata hal itu sudah seperti "budaya". Padahal denda yang sudah diatur oleh perda tergantung muatannya. Salah satu oknum petugas itu jujur dan mengatakan tiap anggota shift memperoleh "jatah" berbeda-beda, ada yang mencapai Rp 250 ribu. Itu sebabnya, di sana, Ganjar naik pitam. Dia memberi isyarat tegas: say no to pungli. 3. GANJAR MARAH PETUGAS TANYAKAN HONOR Ganjar marah saat rapat bersama sejumlah pejabat dan pelaksana penegakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan di Jateng. Saar rapat, Gubernur Ganjar mendengar ada sejumlah pihak yang mepertanyakan honor petugas. Ganjar geram, rapat pun bertugas menjadi tegang. Baginya, jangan pernah meragukan komitmen yang telah dibuat. Dirinya bahkan mengibaratkan bahwa sebagai pelayan masyarakat harus rela ma-ti dalam sebuah pertem-puran atau pepe-rangan. 2. GANJAR MARAH JALAN MACET TIDAK ADA PETUGAS JAGA Gubernur Ganjar marah-marah ketika melihat kemacetan lalu lintas di jalan raya Sayung arah Semarang, tahun 2020 silam. Pasalnya, kemacetan sudah mengular panjang, tapi tidak terlihat satu pun petugas yang turun mengatur jalan. Ganjar yang ikut terjebak kemacetan, meminta mobil Patwal yang mengawalnya untuk contra flow atau melawan arus. Saat tiba di ujung kemacetan, ternyata ada rob yang menggenangi sebagian ruas jalan. Kendaraan pun harus bergantian melintas. Ganjar turun dari mobil dinasnya, kemudian berdiri di bahu jalan sambil mengatur arus lalu lintas dan menelpon seseorang untuk segera menurunkan petugas dan menjaga lokasi tersebut dalam waktu 24 jam. Tak hanya itu, ia juga menghampiri salah satu warga yang ada di lokasi itu. Kepada warga tersebut. 4. Ganjar Marah Namanya Dicatut untuk Urus Perizinan Ganjar marah ketika mengetahui namanya dimanfaatkan oknum biro jasa sekaligus lembaga swadaya masyarakat untuk mencari kemudahan dalam mengurus perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Saat itu, Ganjar menemukan adanya 2 orang yang mengeluhkan sulitnya mengurus perizinan. Ayah satu anak ini kemudian meminta salah satu pegawai untuk menelpon call center pusat perizinan. Ternyata persoalan ada pada pengajuan perusahaan terkait kepengurusan yang belum lengkap. Masalah semakin pelik, ketika dirinya mengetahui bahwa 2 oknum tersebut mencatut nama Ganjar untuk mendapatkan pelayanan yang berbeda. Bahkan mereka mengaku sebagai LSM juga wartawan. Setelah mengintrogasi keduanya, Ganjar kemudian menginstruksikan kepada seluruh pegawai bahwa dirinya tak pernah mengirim orang untuk mengurus izin. 5. Sidak BKD Jateng, Ganjar Marah Tak Dapat Data CPNS Ganjar Pranowo marah besar kepada beberapa pegawai dan Kepala badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Jawa Tengah karena mengetahui bahwa tidak ada ruang pemantauan pelaksanaan proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 di Kantor BKD Jateng. padahal Ganjar sudah meminta untuk menggunakan salah satu ruang sebagai ruang penerimaan pengaduan CPNS. Namun, hingga sidak Ganjar tidak melihat adanya ruangan desk pengaduan seperti yang diharapkan oleh Ganjar. Suasana kalang kabut begitu kental terlihat. Seorang staff berusaha untuk meminta maaf. Ganjar juga sempat berbicara beberapa saat dengan salah seorang pegawai BKD yang ditelepon oleh Kepala BKD Jateng, Suko Mardiono, namun terlihat tidak puas dengan pembicaraan tersebut. Dapat kita katakan Gubernur yang memiliki jutaan pengikut di sosial media ini memang sosok fenomenal dan banyak menghiasi pemberitaan di masyarakat. Karena sikap kepemimpinannya, tak jarang Ganjar kerap digadang-gadang pantas menjadi capres dan menggantikan Joko Widodo memimpin Indonesia pada 2024. #SPESIALKONTEN #GanjarPranowo ______________________________________________ Thanks for all your Support. ______________________________________________ Facebook : https://www.facebook.com/poinchannel Instagram : https://www.instagram.com/poin_channel