Sejarah menyatakan,bahwa nama TULUNGAGUNG tidaklah timbul dengan tiba-tiba.
Telah banyak musim silih berganti,berikut masa-masa yang dilampauinya, yang kesemuanya itu meninggalkan kenang-kenangan yang tersendiri di dalam lembaran riwayat terjadinya kota Tulungagung.
Apa yang dapat kita kenangkan dari nama TULUNGAGUNG di dalam riwayat lama,
sebenarnya adalah suatu tempat lingkaran yang berpusat pada sekitar alun-alun termasuk desa Kauman dan Kampungdalem.
Tulungagung berasal dari dua perkataan : TULUNG dan AGUNG. Kata TULUNG mempunyai dua arti
Pertama : TULUNG dalam bahasa Sanskerta artinya SUMBER AIR atau dalam bahasa bahasa Jawa dapat dikatakan umbul.
Kedua : TULUNG yang berarti pemberian pertolongan atau bantuan.
Adapun : AGUNG berarti besar. Jadi lengkapnya TULUNGAGUNG mempunyai arti “SUMBER AIR BESAR” dan “PERTOLONGAN BESAR”.
----------------------------------------------------------
sumber narasi : https://sclm17.blogspot.com/2016/03/babad-tulungagung.html
------------------------------------------------------------------
musik
audio library youtube
------------------------------------------------------------------------------------
for bussines email
[email protected]
----------------------------------------------------------------
Disclaimer : Beberapa konten digunakan untuk tujuan pendidikan di bawah Fair Use. Disclaimer Hak Cipta Berdasarkan Bagian 107 dari Undang-Undang Hak Cipta 1976,tunjangan dibuat untuk "Fair Use" untuk tujuan seperti kritik,komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasiswa, dan penelitian.Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin melanggar.Penggunaan nirlaba,edukasi,atau pribadi memberi keseimbangan yang mendukung penggunaan yang adil
Channel Berbagi Tahu menyajikan informasi berupa sejarah,cerita,legenda,unik dan aneh di dunia.Konten ini adalah konten yang memiliki komentar orisinal dan sarat nilai pendidikan.Video kompilasi ini telah melewati berbagai riset dan pengolahan data berupa foto,video dan berita dari berbagai sumber yang dikemas dengan cara hitung mundur dan atau acak.