Pertunjukan Wayang Kulit dengan lakon "Semar Mbangun Kayangan" oleh Ki Dhalang Sun Gondrong. dengan subtitle multi bahasa
Lakon Semar Mbangun Kayangan
Saya bukan gila harta atau gila jabatan, karena kedamaian bukan hanya milik para petinggi. Dimana rasa damai hanya ada dalam rasa syukur terhadap anugerah Tuhan. Saya telah menerima untuk menjadi budak di Marcapada. Jangan memperumit pikiran Anda. Memang benar saya ingin membangun surga, yang saya bangun dan bukan surga siapa pun. Surga yang saya bangun adalah surga saya sendiri, ya jiwa saya sendiri. Apa yang saya bangun adalah keterampilan saya, apa yang saya bangun adalah perbuatan saya, apa yang saya bangun adalah hasrat saya, apa yang saya bangun adalah ibadah saya. Semua kreativitas, rasa, niat dan karya saya akan saya bangun. Sesuai dengan jalannya konstruksi, dunia lahir tidak akan terjadi mulus dibangun dengan baik, jika dunia batin belum dibangun sebelumnya. Karena pembangunan yang mulus dari dunia yang lahir seperti itu membutuhkan keteguhan tekad, kemurnian hati, ketelitian tindakan. Karena jika sampai pembangunan dunia lahir tidak tercerahkan untuk membangun dunia batin, itu tidak akan berhenti menjadi tindakan milik pembawa yang terlupakan. Mengharap sesuatu yang bukan miliknya. Sebaliknya, jika dunia batin telah dibangun, tidak akan ajaib untuk melihat situasi. Yang ada hanyalah melakukan tugas yang telah diberikan kepadanya. Karena ia diselubungi dengan indra keenam, hati yang murni. Telah diamati bahwa jika dunia batin tidak dibangun, pembangunan dunia lahir akan menghancurkan pengetahuan manusia. Sebaliknya, jika dunia batin juga dibangun, ia dapat berjalan berdampingan dengan struktur dunia lahir, sehingga mencapai swasembada. Tidak ada manusia yang akan bertindak sebagai pencuri properti yang bukan miliknya, tetapi ya itu jika dunia batin tidak dibangun, korupsi akan terjadi. Jadi saya memiliki pemahaman seperti ini yang saya harap dapat diteladani oleh para sesepuh agar menjadi seperti manusia pembangun praja. Mari kita bekerja sama untuk melakukan bagian kita, untuk fokus pada proses konstruksi, untuk berpartisipasi dalam mendorong pembangunan baru bangunan, untuk mencapai apa yang dicapai. Jadi jangan merasa buruk untukku. Saya tidak ingin merusak kursi siapa pun, saya tidak ingin mengganggu pangkat siapa pun, Anda adalah dewa, Anda adalah Tuhan yang baik, saya seorang Semar yang baik. Perbuatan baikmu biarlah mereka ditahbiskan untuk melayani mempelai laki-laki. Itulah yang saya inginkan, jika saya milik orang lain, jangan biarkan saya menjadi Ismaya, jangan biarkan saya menjadi Semar. Jadi saya hanya akan memperbaiki jiwa saya, saya akan menyerahkan ibadah saya kepada Tuhan. Semua tindakan saya dalam meminta bimbingan Tuhan pasti akan membawa saya ke jalan yang terang, jalan yang benar.
Jangan lupa klik tombol subcribe nya temanku