Nah program untuk memperkuat taring militer indonesia saat ini masih berlangsung dan masih berada pada fase ketiga dari MEF atau minimum essential force periode tahun 2020 sampai dengan 2024
pak Prabowo pun sebagai Menteri pertahanan Indonesia sedang mencari alutsista terbaik untuk memenuhi program kekuatan Militer Indonesia ini,
dalam periode ini pastinya beliau harus memenuhi dulu target MEF yaitu kekuatan pokok minimum, bukan kekuatan ideal y abos karena kekuatan ideal adalah target selanjutnya
Beliau pun saat ini terus keliling ke berbagai negara2 potensial penjual alutsista2 tercanggih di dunia,
Kunjungan2 itu dilakukan dalam rangka melakukan diplomasi pertahanan untuk memodernisasi alutsista TNI.
Seperti amerika, prancis, Austria dan juga turki
nah hal ini pun pastinya menjadi sorotan dari berbagai para pengamat2 militer yang akhirnya megeluarkan berbagai macam isi kepalanya
dikutip dari beberapa sumber berita berikut
seperti yang diungkapkan oleh seorang pengamat militer dari Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis (LESPERSSI) Beni Sukadis menuturkan, bahwa Kementerian Pertahanan perlu skema cepat untuk memenuhi target Minimum Essential Force (MEF) di fase ketiga pada 2019-2024.
Beliau mengatakan bahwa Dengan jangka waktu yang singkat ini diperlukan suatu skema cepat dalam akuisisi senjata
skema cepat pun bisa dilakukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan melakukan diplomasi pertahanan ke sejumlah negara dengan target modernisasi alutsista2 milik tentara nasional Indonesia
jumlah dan jenis alutsista yang dibutuhkan untuk pemenuhan minimum essential force ini pun bukan kaleng2 bos
menurut beliau pemenuhan program MEF minimum essential force menjadi EF akan menargetkan sejumlah alutsista canggih yang meliputi, 160 jet tempur, 15 kapal selam hingga 48 helikopter canggih
nah sebuah target yang mantap2 jos ini pun harus di realisasikan agar program peningkatan kekuatan TNI tidak mandek,, tapi dapat naik 1 tingkat menjadi IEF atau ideal essential force