Halo, teman-teman. Jumpa lagi di channel Mikael Rinto. Bila video sebelumnya membahas pengiriman KA BBM, di edisi kali ini saya akan menampilkan beberapa kejadian langka yang dialami KA BBM. Apa saja sih itu? Mulai dari ketika KA BBM ditarik dua lokomotif alias traksi ganda, membawa kiriman spesial, hingga rangkaian yang tidak bisa. Seperti apakah? Kita simak bersama ya...
Momen yang pertama adalah rangkaian yang tidak biasa. Kenapa? Coba perhatikan baik-baik. Dibandingkan ukuran gerbong ketel biasa, yang ini terlihat lebih besar. Maklum saja, bila kapasitas gerbong ketel biasa itu 30 ton, yang melintas ini mencapai 40 ton alias ketel jumbo. Momen direkam pada 2016 lalu ketika ada pengiriman dari Surabaya menuju ke Rewulu.
Berikutnya adalah kiriman spesial. Dalam video ini, KA BBM kosongan dari Madiun tujuan Rewulu mendapat titipan istimewa. titipan itu berupa satu unit lokomotif BB301 yang dirangkaikan di belakang lokomotif dinas. Tentunya, hal ini menambah keunikan rangkaian.
Momen yang ketiga adalah momen yang sangat istimewa, dobel uniknya. Kali ini, KA BBM kosongan dari Madiun tujuan Rewulu tidak hanya ditarik dua lokomotif, tapi juga ada titipan istimewa berupa satu kereta pembangkit. Satu unit loko dan pembangkit tersebut kemudian dilepas di Stasiun lempuyangan. Selanjutnya, loko dan pembangkit dikirim ke Balai Yasa Yogyakarta.
Momen berikutnya melibatkan dua lokomotif yang menarik KA BBM. Apa yang menarik? Meski rangkaian pendek, namun lokonya dua! Ternyata, KA BBM kosongan dari Madiun tujuan Rewulu ini membawa loko titipan yang akan menjalani perawatan di Balai Yasa Yogyakarta.
Kalau momen yang sebelumnya soal loko, kali ini soal rangkaian. KA BBM angkutan Avtur dari Maos tujuan Rewulu ini tak hanya membawa gerbong ketel. Coba perhatikan baik-baik di bagian belakang. Ya, ia membawa titipan gerbong barang jenis lain yakni GB alias gerbon balas. Unik bukan?
Setelah rangkaian yang unik, kita kembali lagi ke loko ya. Lagi-lagi KA BBM dari Madiun tujuan Rewulu yang ditarik oleh dua Lokomotif. Yang unik, kali ini posisi lokonya saling membelakangi alias hidung pendek dan hidung panjang.
Bukan, ini bukan KA BBM, melainkan KA Prambanan ekspres sebelum berubah warna menjadi putih seperti sekarang. Setelah berangkat dari stasiun Lempuyangan, ia berpapasan dengan KA BBM unik, yang ditarik oleh dua lokomotif yang saling membelakangi.
Momen penutup dalam edisi kali ini masih berupa KA BBM dari Madiun ke Rewulu...yang rupanya menjadi langganan untuk mengirim loko ke Jogja ya. Kali ini, dua loko yang saling membelakangi menarik rangkaian BBM yang pendek. Yang unik selain double traksi dan posisi saling membelakangi adalah... satu loko di belakang adalah lokomotif CC203. Andai di depan, mungkin lebih menarik ya?
Oke teman-teman, demikianlah video edisi kali ini. Semoga kalian terhibur dan terinspirasi. Jika kalian suka silakan like, share. Jika ada pertanyaan silakan tuliskan di kolom komentar. Dan yang paling penting, jangan lupa subscribe. Gratis lho! Sampai jumpa di video berikutnya! Salam Sepur!