March 31, 2019
How could we forget about this memories?
Saktia, sekarang sudah tidak ada lagi title JKT48 di belakang namamu. Jadi, terus semangat dalam menjalani kehidupan ini ya. Jangan lelah menggapai mimpi, meskipun kamu rasa mimpimu terlalu besar, atau tidak mungkin bisa kamu capai, ingat, kalau selalu ada doa-doa yang jauh lebih besar untukmu. Doa yang juga tidak akan pernah putus. Karena...dukungan dan penunjukan rasa sayang yang terbaik itu salah satunya adalah dengan saling melangitkan nama.
Dulu, sempat kesal, marah, dan kecewa ketika namamu selalu jadi bahan candaan bahkan di kalangan para fans, tapi kamu bahkan tidak pernah sekalipun menunjukkan kalau kamu tersinggung atau tidak enak. Di hari Seitansai, kamu pernah bilang, lebih baik menjelekkan diri sendiri daripada menjelekkan orang lain dan kamu gak pernah mempersalahkan semua candaan-candaan itu. Dari kamu, kami belajar menerima dan memahami diri sendiri, mungkin kamu gak pernah sadar, tapi kami juga belajar banyak hal baik dari kamu.
Kami, yang mendukungmu, selalu merasa beruntung atas semua momen yang pernah kita lalui bersama. Kebahagiaan kami adalah untuk tidak hanya sebatas mengenalmu saja, tapi juga karena kami telah melihat lebih jauh dari sekedar Saktia yang berada di atas stage. Mungkin tidak banyak yang tau, tapi kamu adalah orang yang sangat baik, tulus, dan penyabar.
Terima kasih sudah berjuang keras disana, kami tau itu tidak mudah. Jangan pernah merasa tidak enak atas apa yang telah kami berika, karena kami melakukan itu semata-mata ingin menunjukkan bahwa kami selalu ada disini untuk menghargai setiap tetesan keringatmu, untuk menyayangimu, untuk membayar semua usaha yang telah kamu korbankan, karena dari situ pulalah, kami pun menyayangi diri kami sendiri. Maaf, kalau selama ini dukungan kami belum seperti apa yang kamu inginkan, maaf kalau ada kata-kata dan perbuatan kami yang sampai sekarang menyisakan luka di hati kamu ya. Maafin kita, ya?
Sekarang, kita sama-sama melangkah ke jalan yang baru, menggapai semua mimpi yang mungkin sempat tertunda. Jangan pernah putuskan kidungan doa itu, karena bagaimanapun, kita bertemu dan berpisah karena Tuhan pernah mempertemukan. Dan itulah hal yang tidak akan pernah putus-putus untuk selalu kami syukuri.
Yang selalu mendukungmu,
Via Allies
Terima kasih atas semua tawa yang sudah kita bagi bersama, semuanya indah, dan akan terus merekah🌸