Beberapa juta tahun ke belakang, matahari telah konsisten terbit di kala fajar dan tenggelam di senja hari. Badan manusia telah diciptakan untuk tanggap terhadap tata surya dan sistem biologis badan kita bekerja berdasarkan terbit-tenggelamnya matahari. Komunikasi antara manusia dengan sang pencipta di agama Islam dinamakan shalat wajib 5 waktu yang waktunya di peralihan 5 waktu matahari; shubuh, dzuhur, ashar, maghrib dan isya menjadi inspirasi kami untuk mendesain bentuk rumah yang dapat menjadikan matahari menjadi teman narasi puisi arsitektur.
Perkembangan hunian masyarakat urban seiring dengan majunya harapan hidup di perkotaan. Tidak sulit menjumpai pemukiman padat ditengah kota, diluar aspek mahalnya lahan dan rendahnya kualitas hidup, setidaknya kita dihadapkan kepada pilihan untuk membuat ruangan yang menyikapi permasalahan atau acuh dan membangun seenaknya.
Berlokasi di jalan Pahlawan no. 32 Bandung, Jawa Barat - Indonesia, NOR House merupakan sebuah bangunan rumah tinggal dari sebuah keluarga Sisca dan Ovian yang memiliki anak yang bernama Adara Kaila Eleanor dan Sophia Cyrilla Eleonora. Diangkat dari penggalan nama anaknya yang mengandung bahasa Arab yaitu Nur atau Cahaya, NOR House terbangun pada awal tahun 2018. Dengan kondisi lokasi eksisting yang berada diantara pemukiman yang padat penduduk, dan akses jalan kecil yang berupa gang, dan juga tidak ada akses kendaraan besar, NOR House diciptakan sebagai penghargaan kepada pencipta dan proses komunikasi kepada sesama manusia.
Membawa konsep arsitektur tropis kontemporer dengan atap besi sebagai fasad dan atap, dan juga kondisi keterbatasan ruang pada eksisting menjadikan konsep Space Saving Furniture pada Interior berhasil terbungkus rapi pada bangunan 2 lantai yang memiliki total area 115m2. NOR House terbagi menjadi 2 Lantai, yaitu Lantai 1 yang memiliki luas area sebesar 72m2 yang mencakup Ruang Keluarga, Ruang Makan, Dapur, Toilet, Mushola, Ruang Jemur dan Taman. Lalu pada Lantai 2 yang memiliki luas area sebesar 43m2 yang mencakup Kamar Tidur Utama, Kamar Tidur Anak dan juga Toilet. Dengan terdapat banyaknya jumlah bukaan pada Bangunan Rumah Tinggal ini menjadikan NOR House sebagai rumah dengan Penghawaan dan Pencahayaan yang baik, ditambah dengan Panasonic Lighting yang mensponsori aspek Lighting pada Bangunan Rumah Tinggal ini. Lalu dengan penggunaan Atap besi berwarna Putih sebagai Fasad menjadikan kesan Rapi ditengah Area pemukiman padat penduduk.
Yanuar PF, IAI
Principle Architect Aaksen
DATA PROYEK
Nama proyek : Norhouse
Nama Klien : Ovian Aginta dan Sisca Triana
Luas Tanah : 137 m2
Luas Bangunan:104 m2
Waktu Selesai : Februari 2018
Arsitek : Aaksen Studio, Tim Desain (Yanuar PF, MBA, IAI; Gea Sentanu, ST, Fahmi Mursyid, S.Ds)
Kontraktor: ASEP Development (Agusti Salman Farizi, Gun Gun Yulinsyah, Arif Rahmansyah)
Furniture : Jatilog
Kaligrafi : Monoponik Studio
Aaksen is a Bandung based architecture studio that takes on the responsibilities of architects and interior designers. The services firm focuses on a streamlined design process - from the initial design, to the supervision of physical construction - in hope of creating an efficient process yet aesthetic experiment in the making.
Website: www.aaksenstudio.com
Instagram: @aaksenstudio