Home » Entertainment » Padang Bulan Rusuh "Jayapura papua"

Padang Bulan Rusuh "Jayapura papua"

Written By Andi Awal on Thursday, May 25, 2017 | 02:49 AM

 
#Reshare "Jangan selalu salahkan umat islam karena bela agamanya" Lihatlah oleh kalian yg suka menyalahkan.. Ini contoh setiap pemeluk agama akan membela agamanya.. kejadian rusuh di papua dikarenakan profokasi etnis china yg menyebar berita bohong soal pembakaran Al kitab telah membuat jemaat kristen mengamuk.. pdhl hanya kesalah pahaman saja.. namun sampe segitu ngamuknya.. Gmn kalo sampe beneran di bakar tuh al kitab?? Ga kebayang marahnya org kristen.. Provokatornya bernama jhony lee (etnis tionghoa). Dari kesalahpahaman menjadi bentrok di PAPUA ijin melaporkan : Pada tanggal 25 Mei 2017 pukul 12.15 WIT, bertempat di Wisma 172 (Kotis Satgas Pamtas 410) dengan alamat Jalan Raya Abepura-Padang Bulan tempatnya didepan Makorem 172/PWY dan didepan Kediaman Kasrem 172/PWY sedang berlangsung aksi pemalangan jalan yang dilakukan oleh Jemaat Gereja Sion Padang Bulan dengan kekuatan ± 700 orang yang disebabkan karena Oknum Anggota Satgas 410/Alugoro atas Nama Serda Bangun pada saat melakukan pembersiahan dan membakar sampah di bak sampah yang berada di belakang mess Satgas 410/Alugoro serta ikut terbakar Buku Bacaan Agama Kristen yang menyerupai Alkitab yang berjudul Asal Usul Agama-agama. Buku yg terbakar tersebut di foto oleh Mahasiswa yg bertempat tinggal di belakang kediaman Kasrem dan Melaporkan Kepada Jemaat Sion Padang Bulang. Adapun Kronologis kejadian tersebut adalah sebagai berikut : a. Pukul 11.45 WIT masyarakat Jemaat Gereja Sion Padang bulan menerima pesan gambar dari salah satu penghuni asrama yang menempati asrama di belakang wisma 172(untuk pelaku penyebar foto masih lidik) b. Pukul 12.15 WIT masyarakat Jemaat Gereja Sion Padang bulan memalang jalan raya Abepura-padang bulan dan menuntut agar pelaku bisa di adili oleh masyarakat yang berada di seluruh wilayah Papua. c. Pukul 12.30 WIT Aparat kepolisian dari Polsek Abepura yang di pimpin olek kapolsek Abepura Bapak AKBP Rudolof Yaban Sabra tiba di tempat kejadian perkara dan berusaha menenangkan masyarakat yang ikut dalam kegiatan aksi tersebut. d. Pukul 12.45 Bapak Dr. Drs Benhur Tomy Mano (Walikota Jayapura) yang di dampingi oleh Letkol Inf Nova ismailyanto(Dandim Jayapura), Kompol Tober Samonangan Sirait (Kapolresta Jayapura ) dan ketua LMA Bapak George Arnold Awi, langsung menenangkan masyarakat yang yang serang berusaha menerobos pagar wisma 172 serta langsung melihat tempat bak sampa yang di jadikan tempat pembakaran buku tersebut. Adapun yang disampaikan oleh Walikota Jayapura yang intinya adalah sebagai berikut: 1) saya mohon kepada masyarakat agar jangan sampai terprofokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan kami berjanji permasalahan ini akan kami selesaikan dengan cepat 2) jangan mengotori tanah Papua ini dengan tindakan-tindakan yang tidak terpuji saya mohon kepada masyarakat agar mempercayakan kepada pemerintah untuk menyelesaikannya. 3) kalian semua adalah masyarakat saya dan telah mempercayakan kepada saya untuk menyampaikan aspirasi kalian melalui saya. e. Pukul 13.20 WIT Kasdam XVII/Cendrawasi Brigjen TNI Herman Asarirab tiba di tempat kejadian perkara dan langsung menenangkan masyarakat, adapun yang disampaikan yang intinya adalah kami mohon kepada masyarakat agar tetap tenang karena permasalahan ini pasti akan kami selesaikan dengan segera secara tuntas. d. Pukul 14.10 WIT masyarakat menyerang pasukan patroli Batalyon 751 dengan melempari pasukan Batalyon 751 dengan batu yang menyebabkan kaca pintu mobil pecah. e. Pukul 14.10 WIT masyarakat menyerang ajudan Kapolresta dikarnakan masyarakat mengira ajudan Kapolresta tersebut adalah pelaku pembakaran sehingga menyebabkan ajudan Kapolresta mengalami luka sobek di kepala dan di bagian wajah sedangkan Kapolresta yang berusaha menyelamatkan ajudannya mengalami luka di bagian kepala dan dada kebentur batu dan benda tumpul. f. Pukul 14.15 WIT 2 pelton Brimob tiba di lokasi mengamankan masyarakat yang sudah mulai anarkis dan di indikasi pelaku anarkis tersebut merupakan kelompok dari KNPB yang datang dari sentani. g. Pukul 15.00 WIT masa berusaha di tenangkan oleh pendeta Dani ketua GKI Sinode Papua dan menyampaikan yang intinya adalah sebagai berikut: 1). Kalian diam semua saya yang tau permasalahan ini jangan kalian mau di profokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena yang sesungguhnya yang di bakar itu bukan alkitab akan tetapi cuma buku tentang agama saja karena saya sudah melihat sendiri. 2). Mari sama sama kita percayakan permasalahan ini kepada aparat pemerintah untuk menyelesaikannya karena dari hasil dialog antara kami dari aparat setempat bahwa permasalahan ini akan di selesaikan secara cepat. 3). Mari bersama-sama kita pulang kerumah masing-masing dan membiarkan saudara-saudara kita agar bisa melewati jalan yang kita palang karena permasalahan ini hanya profokasi yang sengaja membuat rusuh di tanah Papua yang kita cintai ini. h. Pukul 15.38 Kapolda papua tiba dilokasi dan berusaha memediasi dengan masyarakat dan dengan mene