VIDEO TRANSCRIPT
Dari kediaman eyang Cipto di Joglo Raya 85, kami meninggalkan Jakarta. Bersama oom Wisnu and his gang, bersembilan kami berkelana ke pulau Sumatra. Setelah tiga jam menyeberangi Selat Sunda, menjelang subuh kami mendarat dengan selamat di pelabuhan Bakauheni, Lampung. Setengah jam kemudian, etape pertama dari Jakarta berakhir di rumah tante Nining di Kalianda. Di sini kami singgah melepas lelah. Inilah sekilas wajah kota Kalianda.
Seusai sarapan lontong sayur plus rendang jengkol yang maknyus, etape kedua dimulai. Dari Kalianda Lampung Selatan, kami mengembara ke Metro Lampung Tengah. Selepas tengah hari, kami tiba di Metro dan langsung menuju sasaran. Kami bertamu ke rumah oom Sono dan disambut hangat oleh tuan rumah. Oom Sono adalah seorang pengusaha yang cukup sukses di kampungnya. Usahanya bergerak di bidang perdagangan limbah plastik dan logam.
Seusai santap siang, kami ngobrol tentang sisik-melik bisnis yang digelutinya. Banyak kisah menarik yang pernah dialaminya. Mulai dari soal pencurian, pemalakan, sampai uber-uberan dengan polisi Jakarta. Para investor ini sangat antusias menggali informasi, lengkap dengan buku catatannya. Kami memang sedang melakukan studi kelayakan.
Acara hari ini padat sekali. Kami berkeliling ngalor, ngidul, ngetan, bali ngulon mengunjungi tiga lokasi yang berbeda. Kunjungan pertama ke gudang penimbunan limbah logam, tak jauh dari rumah oom Sono. Tumpukan logam rongsokan ini disortir menurut jenisnya. Tembaga, kuningan, alumunium, besi, seng, dsb. Selanjutnya, diangkut dengan truk-truk besar ke pabrik peleburan logam. [The Narrator: Bambang Aswardie]